BeritaDaerahEkonomi & Bisnis

CV. Sumayyah Nur Meccah Melawan Putusan Pemda Kepsul

DETIKINDONESIA.ID, SANANA РBelum sebulan dilarang (segel) untuk melakukan Jual-Beli BBM di Lokasi yang menjadi status quo terkait rekomendasi dan perizinan, CV. Sumayyah Nur Meccah kembali melawan arahan dan apa yang menjadi keputusan Pemerintah Daerah (Pemda), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), melalui Disperindagkop & UKM pada 25 November 2021 kemarin, yang menghentikan aktivitas CV. Sumayyah Nur Meccah berdasarkan Pembatalan Rekomendasi No. 048/109/KS/VI/2020, tanggal 29 Juni 2020.

Terlihat pada Rabu, 8 Desember 2021, kemarin, Lokasi milik CV. Sumayyah Nur Meccah kembali melakukan aktivitas jual-beli BBM.

“Disini Kita bisa melihat secara gamblang, jika Pemda Kepsul seperti tidak mempunyai Wibawa,”ujar salah satu warga Sulabesi Selatan yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Selain di Kriminalisasi, Wartawan di Kantor DPRD ini di Usir dan di Tuduh Maling, Aktivis Larshen Yunus: "Lawan!"

Seperti melempar kotoran ke muka Pemerintah Daerah, seperti itu, Warga tadi menganalogikan apa yang dilakukan Rahmat, Dir. CV. Sumayyah Nur Meccah.

“Terkait Plang yang berubah nama dari Pertamina menjadi Pertamax, itu kan hanya modus operandi mereka, berdalih pengecer, namun pakai mesin Nozzle, lalu kalo nanti ada yang buka disamping SPBU di mangon, buat lokasi sama seperti SPBU Kompak di Wainib, berjualan seperti pengecer, tapi pakai mesin nozlle, apa boleh? Ini kan nanti menjadi rancu jika Pemda tidak tegas”, ujar sumber tadi.

Penulis : TIM
Editor : Harris
Sumber : Warga Sula Selatan
1 2Laman berikutnya
Tetap terhubung dengan kami:
Rekomendasi untuk Anda
Komentar:

Komentar menjadi tanggung jawab Anda sesuai UU ITE

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi untuk Anda