Nasional

Minta LGBT Jangan Tinggal Diam; Jubir Partai Rakyat Dikritisi Tokoh Muslim Maluku

DETIKINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Terkait dengan statemen Juru Bicara (Jubir) Partai Rakyat Heru Kurniawan, yang meminta para LGBT agar tidak tinggal diam untuk memperjuangkan kebebasan mereka, mendapat tanggapan dari salah satu tokoh muslim Maluku.

Diketahui pada Kamis 12 Mei 2022, melalui pemberitaan di media online DETIKINDONESIA.CO.ID, Heru meminta agar Majelis Ulama Indonesia (MUI), agar tidak menghakimi Ragil tanpa sedikitpun menawarkan solusi manusiawi.

Menurut Heru pandangan Ketua MUI terhadap para LGBT telah mencederai nilai-nilai kemanusiaan, dikarenakan yang ia lakukan hanya menghakimi tanpa menawarkan solusi yang komprehensif, untuk kawan-kawan LGBT-Q.

Statemen Jubir Partai Rakyat ini pun, langsung mendapat kritikan pedas dari salah satu tokoh muslim asal Maluku yang juga Politisi Partai Golkar, Zainal Ayub Lessy.

Baca Juga :  24 Tahun Tragedi TRISAKTI, Ketua Umum IKA TRISAKTI: Perjuangan Reformasi Harus Terus Dilanjutkan

Zainal kepada media ini, Sabtu (14/5), menyampaikan bahwa apa yang kemudian disampaikan Jubir Partai Rakyat ini, tidak mencerminkan dirinya sebagai orang yang berilmu.

“Hal ini dikarenakan kaum LGBT ini, bukan hanya dilarang oleh negara namu kaum ini juga sangat dilarang oleh semua agama, itu sangat jelas sehingga tidak bisa ditoleransi dengan alasan kemanusiaan atau pun manusiawi,” ujarnya.

Zainal pun mengutip Firman Allah SWT, “Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu?,” (Q.S Al A’raf: 80).

“Nah ini sudah cukup jelas bahwa perbuatan yang demikian telah dilarang oleh agama,” kata Zainal.

Baca Juga :  Lolos ke Piala Dunia, PSAI Minta Ketua DPD RI Dorong Kemenpora Komitmen Soal Anggaran 

Lebih tegas lagi Zainal menyampaikan bahwa di Indonesia kelompok LGBT perbuatannya bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, yang melanggar aturan agama dan nilai kehidupan yang religius di kalangan masyarakat.

Olehnya itu ia pun menyarankan agar Jubir Partai Rakyat, Heru Kurniawan, harus banyak belajar guna menambah ilmu, dan serta meningkatkan pengetahuannya tentang ilmu Agama yang lebih mendalam dari Ketua MUI, sehingga menyampaikan kritikan pun tepat sasaran bukan asal-asalan.

Demikian ini merupakan nasehat dan saran yang baik dari saya, semoga Heru dan kita semua dapat di beri rahma oleh Allah SWT, hingga bisa memiliki pikiran dan hati yang bersih, agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak,” tutupnya.

Baca Juga :  Waketum Golkar Bamsoet Tinjau Produksi Bus Listrik PT Industri Kereta Api
Penulis : Panji
Editor : Harris
Sumber :
Tetap terhubung dengan kami:
Rekomendasi untuk Anda
Komentar:

Komentar menjadi tanggung jawab Anda sesuai UU ITE

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi untuk Anda