Dalam Dialog Kebangsaan HMI, Advokat Senior Nyatakan Indonesia Sudah Bertentangan Dengan Pancasila

Minggu, 13 Februari 2022 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Advokat senior Eggy Sudjana menilai perjalanan bangsa Indonesia sudah sangat bertentangan dengan Pancasila.

Hal itu disampaikan dalam Dialog Kebangsaan bertemakan Menyongsong 100 Tahun Indonesia ‘Revitalisasi Peran Strategis HMI untuk Indonesia Adil, Makmur dan Beradab yang menjadi rangkaian  Milad ke-75 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), di Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/2/2022) ‘.

Selain Eggy Sudjana, narasumber dalam dialog yang juga dihadiri Ketua DPD RI, antara lain mantan Penasehat KPK Abdullah Hehamahua dan Pakar hukum Tata Negara Refly Harun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukan meninggalkan lagi, tetapi sudah bertentangan dengan Pancasila. Makanya kalau dilihat secara perspektif hukum sejak tahun 1998 itu pemerintahan ini ilegal, harusnya batal demi hukum karena bertentangan Pancasila,” katanya.

Baca Juga :  PDAM Tirtanadi Lakukan Survei di NisBar

Salah satu yang bertentangan dengan Pancasila, kata Eggy, yakni adanya sistem pemilihan Presiden one man one vote.

“Sistem one man one vote ini coba dilihat, ini bertentangan dengan sila keempat Pancasila. Di situ tidak ada lagi ada musyawarahnya, lalu dimana azas perwakilannya,” ucap dia lagi.

Eggy mengatakan tidak sedang mengompori, namun memang faktanya sudah sangat jelas sehingga banyak yang harus diperbaiki negara ini.

Beruntung lanjutnya DPD RI saat ini berani menyuarakan berbagai persoalan dan kerusakan bangsa ini.

“Nggak ada DPD yang seberani sekarang ini. Makanya kita semua dukung perjuangan LaNyalla yang berani membongkar biang permasalahan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu Abdullah Hehamahua juga menjawab dua pertanyaan LaNyalla yang dilontarkan kepada kader HMI.

Baca Juga :  Bos Agung Sedayu Group Aguan Kini Membangun Hotel Nusantara di IKN

Yakni melakukan amandemen konstitusi ke-5 atau kembali ke konstitusi asli kemudian dilakukan penyempurnaan melalui adendum untuk perbaikan bangsa.

“Menurut hemat saya, kita harus kembali ke UUD 1945 asli dengan adendum sehingga kembali kepada MPR bersidang. Supaya tidak ada lagi yang namanya Presidential Threshold itu,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Tim
Editor : Harris
Sumber :

Berita Terkait

Wujudkan Budaya Politik Bersih dan Beretika dalam Pesta Demokrasi
Selamatkan Generasi Muda Papua Dari Ancaman Bahaya Alkohol Dan Narkoba
Apa Sandiaga Uno Ingin Menciptakan Mafia Sambil Menghancurkan Industri Pariwisata?
Pemimpin Rohani Harus Memiliki Hati Seorang Bapa
Capres dan Gagasan Masa depan Indonesia
Kaum Muda dan Gimik Politik 2024
RDP di DPRD Langkat Soal Ratusan PPPK Guru yang Gagal Seleksi Diwarnai Aksi Saling Pukul Meja
Terkesan Carut Marut Seleksi PPPK di Langkat, Wakil Ketua LPK Minta Kapolres dan Kajari Periksa BKD Langkat dan Dinas Terkait

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 08:49 WIB

Balas Jasa Pilpres, AHY dan Hadi Keciprat Menteri RI

Kamis, 22 Februari 2024 - 08:39 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Gelaran Konser Ed Sheeran dan Tom Jones di Jakarta

Kamis, 22 Februari 2024 - 08:31 WIB

Di Makassar, Jokowi Ajak Sejumlah Menteri Makan Malam

Kamis, 22 Februari 2024 - 07:57 WIB

Orang Muda 01, 02 & 03 Bersama Membangun Indonesia

Rabu, 21 Februari 2024 - 23:47 WIB

Mutasi Aset RSU Tanjung Pura Rp 13,8 Milyar Dinilai Tidak Transparan dan Patut Dicurigai

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:01 WIB

Usai Dilantik Jadi Menteri ATR/BPN, AHY Janji Akan Sikat Mafia Tanah

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:28 WIB

Resmi Masuk Kabinet, AHY Sebut Ini Momen Bersejarah Bagi Demokrat

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:27 WIB

KPU Papua Sebut Masalah Telekomunikasi Jadi Kendala Laporan Pemilu 256 TPS

Berita Terbaru

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (dok: detikindonesia.co.id) ANTARA

Berita

Balas Jasa Pilpres, AHY dan Hadi Keciprat Menteri RI

Kamis, 22 Feb 2024 - 08:49 WIB

Presiden Joko Widodo Bersama Para Menteri Makan Malam (dok: detikindonesia.co.id) ANTARA

Berita

Di Makassar, Jokowi Ajak Sejumlah Menteri Makan Malam

Kamis, 22 Feb 2024 - 08:31 WIB

Komandan TKN Fanta Muh Bersama Anak Muda Indonesia (detikindonesia.co.id)

Nasional

Orang Muda 01, 02 & 03 Bersama Membangun Indonesia

Kamis, 22 Feb 2024 - 07:57 WIB