Demo Para Guru Honorer Bertahan Hingga Malam Hari, Pj Bupati Langkat Diteriaki Penipu

Selasa, 19 Maret 2024 - 02:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID, LANGKAT – Puluhan guru honorer yang merasa dicurangi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 meneriaki Pj Bupati Langkat penipu, Senin (18/3/2024) malam.

Pasalnya, puluhan guru mengatasnamakan aliansi guru honorer yang melakukan demo di depan Kantor Bupati Langkat, pukul 14.00 WIB merasa kecewa dikarenakan tidak dapat menemui Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy.

Pantauan Detik Indonesia dilokasi, puluhan guru rela berbuka puasa dan bertahan hingga malam hari di depan pintu pagar Kantor Bupati Langkat demi bertemu Pj Bupati Langkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga pukul 20.15 WIB, Pj Bupati Langkat tidak juga menemui, hingga para guru honorer bergegas meninggalkan lokasi sambil berteriak ungkapkan kekecewaannya.

“Pj Bupati Penipu…Pj Bupati Penipu,” teriak sejumlah guru honorer, hingga berulang kali sambil bergegas meninggalkan lokasi saat itu.

Pada kesempatan itu, Yusril Mahendra LBH Medan selaku pendamping guru-guru honorer
mengungkapkan, demo guru honorer hingga malam dan Pj Bupati tidak berani menemui para guru.

“Hingga malam Pj Bupati Langkat tidak berani menemui para guru honorer yang hari ini mencari keadilan,” ungkap Yusril, pendamping guru honorer, Senin (18/3/2024) malam.

Sambung Yusril, kami sangat kecewa padahal tadi sudah ada Kabag Umum Pemkab Langkat akan menyampaikan Pj Bupati namun hingga malam ini kami bubar Pj Bupati tidak menjumpai guru honorer.

Baca Juga :  Kasat Narkoba Polres Langkat Lakukan Pemusnaan Sabu dan Ganja Menggunakan Insulator

“Kami kecewa Pj Bupati tidak menjumpai para guru honorer. Guru-guru honorer hanya mau berjumpa dan silaturahmi dan meminta kejelasan masalah PPPK,” ujar Yusril kembali, yang saat itu didampingi puluhan guru honorer.

 

Yusril pun megherankan, ada apa dengan Pj Bupati Langkat kok sama dengan Plt Bupati Langkat. seharusnya Pj hari ini hadir memberikan keadilan bagi PPPK, tapi sampai sekarang tidak berani menjumpai.

“Ada apa dengan Pj Bupati Langkat ? Kok sama dengan Plt Bupati Langkat. Harusnya Pj Bupati hari ini hadir dan memberikan keadilan bagi PPPK, tapi kenapa tidak menjumpai,” herannya.

 

Yusril menambahkan, kami dari LBH Medan beserta guru honorer sudah memasukan gugatan ke PTUN dan kami juga sedang menunggu langkah dari Polda Sumut. Siapa yang nantinya ditetapkan tersangka.

“Kami menunggu pihak Polda Sumut, siapa yang nantinya ditetapkan tersangka, namun sampai hari belum ada ditetapkan,” ketusnya.

 

Terakhir kami aksi di Polda kemarin, lanjut Yusril Mahendra. Katanya BKD dan Kadis Pendidikan Langkat sudah diambil keterangan sebagai saksi oleh pihak kepolisian Polda Sumut.

“BKD dan Kadis sudah diambil keterengan sebagai saksi oleh pihak Polda, dan pihak Polda Sumut menyampaikan tidak terlalu lama lagi akan menetapkan tersangka,” ujar Yusril menirukan, sembari katakan kami dan para guru honorer akan tetap berjuang siapa yang akan di PTUN nanti.

Baca Juga :  Harimau Sumatera, Diungsikan ke Barumun Nagari Wildlife Sanctuary

 

Ditempat yang sama salah satu guru honorer, Febri Wahyu Suganda mengukapkan kekecewaannya dikarenakan Pj Bupati ada di dalam.

“Kami kecewa dari tadi siang kami menunggu tidak ada kepastian dan hari Rabu kami akan kembali. Namun kalau tidak juga kepastian, mau tak mau kami harus masuk,” kesal Wahyu.

 

Keterangan Foto: Aksi Demo Puluhan Guru Honorer di depan Kantor Bupati Langkat, Senin (18/3/2024).

Diberitakan sebelumnya. Puluhan guru honorer yang merasa dicurangi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara kembali demo di depan Kantor Bupati Langkat, pada Senin (18/3/2024) siang.

Demo kembali puluhan guru honorer seleksi PPPK 2023 kali ini tidak membuahkan hasil. Sebab, Pj Bupati Langkat H.M. Faisal Hasrimy
belum dapat menemui puluhan guru-guru honorer.

“Pj Bupati Langkat bukan orang yang bertanggung jawab. Karena kami hari, Jumat (15/3) kemarin sudah datang dan kami datang kemari bukan tanpa surat. Kami melayangkan surat ke Polres dan Kantor Bupati Langkat,” ujar Irwansyah.

Selain melakukan orasinya, terlihat sejumlah guru membawa banner berisi kritikan dan sindiran pada pejabat Pemkab Langkat.

Baca Juga :  Jelang Sidang Massa Kembali Unjuk Rasa, 5 Terdakwa Pembunuhan Eks DPRD Langkat di Vonis Berbeda

Dimana salah satu banner itu bertuliskan antara lain “Innalillahi Wa Inalillahi Rojiun Langkat Berduka! Matinya Keadilan Bagi Peserta PPPK Guru 2023 Kabupaten Langkat”.

Dalam aksi itu, Dian Novindra kordinator dari aliansi guru honorer menyampaikan, guru honorer masih dengan tuntutan yang sama yakni menyelesaikan permasalahan SKTT di
karenakan melanggar ketentuan administrasi dan terdapat dugaan transaksional

“Serta para guru honorer seleksi PPPK guru 2023 di Kabupaten Langkat mendesak Pj Bupati Langkat untuk mendiskualifikasi guru ‘siluman’ yang lulus PPPK dan umumkan hasil seleksi PPPK sesuai CAT BKN,” paparnya.

Mereka juga berharap bisa bertemu dengan  Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy. “Bapak Pj Bupati diharapkan keluar, dengarkan isi hati kami Pak. Jangan zolimi kami Pak. Kembalikan hak kami Pak,” kata Dian dalam orasinya, dengan diteriakan para guru lainnya.

Ditengah para guru honorer melakukan orasi. Staf ahli Bupati Langkat, Sujarno menemui para guru honorer. Namun para aksi menolak penyampaian salah satu staf Bupati tersebut.

“Aksi Jum’at kemarin kita ditemui Asisten III, Musti Sitepu dan sekarang kita ditemui staf ahli Bupati Langkat. Kami mau Pj Bupati yang menemui kami disini, atau kami yang kedalam,”uajr para guru honorer saat itu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Teguh
Editor : Teguh
Sumber :

Berita Terkait

Pengguna Jalan Keluhkan Jalan Lintas Kabupaten yang Bergelombang, ini Kata Pj Bupati Langkat
HUT Ke 916 Kota Tidore Kepulauan, Walikota Ali Ibrahim Janjikan Bangun Tempat Pelestarian Budaya
Pasien Asal Desa Moloku Keluhkan Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Saketa
Tim Relawan Hj Eka Dahliani Usman Sudah Bentuk Simpul-Simpul Di 30 Kecamatan
Walikota Tidore Kepulauan Terima Kunjungan Sekjen Kemendes dan PDTT
Poros Muda Golkar Indonesia Apresiasi dan Dukung Kader Terbaik Partai Golkar Banten Untuk Pilkada 2024
Ketua Umum DPP Surosowan Indonesia Bersatu Minta Pemerintah Segera Mekarkan Kab. Bogor Barat
Pengendara Keluhkan Jalan Kabupaten yang Bergelombang Menujuh Wisata Tangkahan di Langkat

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 22:03 WIB

Pengguna Jalan Keluhkan Jalan Lintas Kabupaten yang Bergelombang, ini Kata Pj Bupati Langkat

Senin, 15 April 2024 - 19:53 WIB

HUT Ke 916 Kota Tidore Kepulauan, Walikota Ali Ibrahim Janjikan Bangun Tempat Pelestarian Budaya

Senin, 15 April 2024 - 19:46 WIB

Pasien Asal Desa Moloku Keluhkan Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Saketa

Senin, 15 April 2024 - 19:30 WIB

Tim Relawan Hj Eka Dahliani Usman Sudah Bentuk Simpul-Simpul Di 30 Kecamatan

Senin, 15 April 2024 - 16:13 WIB

Poros Muda Golkar Indonesia Apresiasi dan Dukung Kader Terbaik Partai Golkar Banten Untuk Pilkada 2024

Senin, 15 April 2024 - 10:33 WIB

Ketua Umum DPP Surosowan Indonesia Bersatu Minta Pemerintah Segera Mekarkan Kab. Bogor Barat

Minggu, 14 April 2024 - 15:20 WIB

Pengendara Keluhkan Jalan Kabupaten yang Bergelombang Menujuh Wisata Tangkahan di Langkat

Sabtu, 13 April 2024 - 20:23 WIB

Ketika Mengikuti Hadrah, Bupati Freddy Thie Disambut Remaja Gereja Rehobot

Berita Terbaru