Kak Seto Terima SK Guru Besar dari LLDIKTI, Si Komo Menjadi “Super Komo”

Senin, 15 November 2021 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.ID, JAKARTA – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 71083/MPK.A/KP.05.01/2021 tentang kebaikan jabatan akademis fungsional Dosen sebagai Profesor atas Dr. Seto Mulyadi dalam bidang ilmu Psikologi, pada 19 Oktober 2021 lalu.

Penyerahan Surat Keputusan tersebut diberikan melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III DKI Jakarta. Diketahui dua orang dari Perguruan Tinggi Gunadarma dan Muhammadiyah yang mendapatkan gelar kehormatan Guru Besar (Prof) dalam bidang akademis.

Dr. Seto Mulyadi yang akrab disapah Kak Seto itu, mewakili Universitas Gunadarma dalam menerima gelar Guru Besar (prof). Penyerahan SK akademis di Ruang Ki Hajar Dewantara, lantai 2, Kantor LLDIKTI Wilayah III, Jalan SMA 14, Cawang, Jakarta Timur, Senin (15/11/2021) pagi.

Hadir pula Wakil Rektor Bidang Kerjasama Universitas Gunadarma, Prof. Didin yang mengatakan bahwa pihaknya tetap memberikan semangat atas proses yang sudah lama nantikan Kak Seto.

“Kak Seto prosesnya sudah lama dan tetap kita beri semangat dengan berbagai pihak. Ini menjadi kebanggaan bagi Fakultas Psikologi. Dan ini merupakan Guru Besar yang kedua bagi Universitas Gunadarma,” kata Didin.

Kak Seto menjelaskan dari guru kecil tahun 1970 hingga 2021 menjadi guru besar sudah menanti 40 tahun lamanya. Ini melanjutkan pengabdian 51 tahun dalam dunia anak.

Saat Kak Seto menerima SK Guru Besar (Prof) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Senin (15/11/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Michael
Editor : Michael
Sumber : Istimewah

Berita Terkait

Polda Jabar: DPO Kasus Vina Cirebon Hanya Tersangka Pegi
Breaking News: Roket Al Qassam Bombardir Israel
Legislator DKI Dukung Langkah Jakpro Fasilitasi Warga Kampung Bayam
70 Persen Warga Puas Soal Transportasi Jakarta, Pengamat Beberkan Prestasi Heru
Agama Melenyapkan Kepercayaan Asli Papua
Lepas Calon Jamaah Haji Papua Barat Daya, Ini Pesan Pj Gubernur Musa’ad
Masuk Bursa Cagub Sumatra Barat, Ahok Tunggu Hasil Rakernas PDIP
PDIP Resmi Tunjuk Adian Napitupulu Jadi Ketua Tim Pemenangan Pilkada 2024

Berita Terkait

Minggu, 12 Mei 2024 - 12:09 WIB

Nahkoda DPD Wujudkan Demokrasi Bermartabat

Jumat, 10 Mei 2024 - 16:10 WIB

Melawan Pikiran Negatif

Kamis, 21 Maret 2024 - 14:55 WIB

Fransiscus Go dalam Survey Calon Gubernur NTT

Rabu, 20 Maret 2024 - 16:16 WIB

Jodoh Maluku Utara Adalah Taufik Madjid

Rabu, 20 Maret 2024 - 00:26 WIB

Anak Indonesia, Harapan Peradaban Dunia “Menyambut Bonus Demografi 2045”

Kamis, 14 Maret 2024 - 15:33 WIB

Jangan Permainkan Suara Rakyat Papua

Selasa, 27 Februari 2024 - 18:18 WIB

Bahasa Ibu Sebagai Identitas Orang Asli Papua

Sabtu, 24 Februari 2024 - 15:24 WIB

OAP Wajib Selamatkan Bahasa Ibu Sebagai Identitas Warisan Budaya

Berita Terbaru

Berita

Polda Jabar: DPO Kasus Vina Cirebon Hanya Tersangka Pegi

Minggu, 26 Mei 2024 - 21:09 WIB

Internasional

Breaking News: Roket Al Qassam Bombardir Israel

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:24 WIB

Sepakbola

Tekuk Man City 2-1, Man United Juara FA Cup Ke-13 Kalinya

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:12 WIB