Kekerasan Seksual di Ponpes Musi Rawas, Kemen PPPA Janji Kawal Proses Hukum dan Dampingi Korban

Selasa, 14 Desember 2021 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  1. DETIKINDONESIA.ID, JAKARTA – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPP) melalui Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak, Nahar mengecam keras kembali terjadinya kasus kekerasan seksual terhadap anak di lingkungan pendidikan berasrama yang diduga dilakukan oknum pendidik salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, IM.

Nahar mengungkapkan, Kemen PPPA akan mengawal proses hukum terhadap pelaku dan memastikan para korban mendapatkan pendampingan dalam pemulihan fisik maupun psikis secara optimal hingga tuntas.

“Kemen PPPA mengecam keras terjadinya kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan pengurus sekaligus pendidik salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, IM kepada 5 (lima) anak perempuan yang merupakan santrinya. Kasus ini seharusnya tidak terjadi, terlebih lagi dilakukan di lingkungan yang semestinya menghadirkan rasa aman dan melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan,” ungkap Nahar.

Baca Juga :  Masa Tanggap Darurat Erupsi Semeru, Kemen PPPA Pastikan Kebutuhan Anak dan Perempuan Terpenuhi

Nahar menegaskan, Kemen PPPA akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengawal proses hukum yang seadil-adilnya terhadap pelaku dan memastikan para korban mendapatkan pendampingan dalam pemulihan fisik maupun psikis secara optimal hingga tuntas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA) Provinsi Sumatera Selatan, Dinas PPPA Kabupaten Musi Rawas, dan tim Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kabupaten Musi Rawas untuk mengawal kasus ini, sehingga korban mendapatkan hak-haknya dan pelaku mendapatkan hukuman setimpal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Nahar.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas PPPA Provinsi Sumatera Selatan, diketahui bahwa UPT PPA Kab. Musi Rawas telah melakukan pendampingan dan assesmen kepada korban. Hasil assesmen menunjukan bahwa kondisi psikologis korban terlihat baik, namun ada sedikit rasa kecewa terhadap dirinya sendiri, tetapi dengan dukungan dari keluarga dan teman-teman yang juga menjadi korban, perasaan kecewa tersebut berhasil mereka kubur dengan menguatkan dirinya kembali.

Baca Juga :  Wabub Buru Selatan Gerson Memimpin Rapat Tim Percepatan Pencegahan Penurunan Stunting

“Kemen PPPA melalui Dinas PPPA dan UPT PPA Kabupaten Musi Rawas diketahui telah mendampingi para korban dalam proses pelaporan hukum atas kasus yang mereka alami pada 16 dan 17 November 2021, melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Unit PPA) Polres Kab. Musi Rawas. Setelah itu, mendampingi para korban menjalani proses visum di salah satu Rumah Sakit Daerah. Tim UPT PPA juga melaporkan telah berkoordinasi dengan Camat setempat terkait keberadaan pondok pesantren dan latar belakang para korban yang mengalami tindakan kekerasan seksual tersebut,” terang Nahar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Tim
Editor : Michael
Sumber : Kemen PPPA

Berita Terkait

Polda Jabar: DPO Kasus Vina Cirebon Hanya Tersangka Pegi
Breaking News: Roket Al Qassam Bombardir Israel
Legislator DKI Dukung Langkah Jakpro Fasilitasi Warga Kampung Bayam
70 Persen Warga Puas Soal Transportasi Jakarta, Pengamat Beberkan Prestasi Heru
Lepas Calon Jamaah Haji Papua Barat Daya, Ini Pesan Pj Gubernur Musa’ad
Masuk Bursa Cagub Sumatra Barat, Ahok Tunggu Hasil Rakernas PDIP
PDIP Resmi Tunjuk Adian Napitupulu Jadi Ketua Tim Pemenangan Pilkada 2024
Prabowo Ubah Nama Program Makan Siang Gratis Jadi Makan Bergizi Gratis, Ini Alasannya

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:35 WIB

Lepas Calon Jamaah Haji Papua Barat Daya, Ini Pesan Pj Gubernur Musa’ad

Jumat, 24 Mei 2024 - 20:46 WIB

Hari Ini 38 Calon Jemaah Haji Kaimana Sudah Berangkat ke Makassar

Jumat, 24 Mei 2024 - 17:50 WIB

Bangunan Jembatan di PTPN II Langkat, Dialihkan Berdasarkan Adendum

Jumat, 24 Mei 2024 - 17:50 WIB

Hari Jadi ke -77 Desa Baru Pasar VIII, Wisata Keluarga ‘Kerangan Land’ Resmi Dibuka

Jumat, 24 Mei 2024 - 17:49 WIB

HJ Eka Dahliani Usman Silaturahmi Dengan Ketua Tim Desk Pilkada Nasional DPP PKB

Jumat, 24 Mei 2024 - 15:47 WIB

Jelang Pilkada, Bupati Freddy Thie Harap Masyarakat Jaga Persatuan

Jumat, 24 Mei 2024 - 15:18 WIB

Resmi Lepas Calon Jamaah Haji Kaimana, Freddy Thie Titip Do’a Agar Pilkada Kaimana Berjalan Aman

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:45 WIB

Samaun Dahlan Sebut Ada 6 Kandidat Calon Wakil Bupati yang Akan Mendampinginya

Berita Terbaru

Sumber Foto : Liputan6.com

Transportasi

Tips Liburan Idul Adha di Jakarta

Senin, 27 Mei 2024 - 10:05 WIB

Berita

Polda Jabar: DPO Kasus Vina Cirebon Hanya Tersangka Pegi

Minggu, 26 Mei 2024 - 21:09 WIB

Internasional

Breaking News: Roket Al Qassam Bombardir Israel

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:24 WIB

Sepakbola

Tekuk Man City 2-1, Man United Juara FA Cup Ke-13 Kalinya

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:12 WIB