Maluku Utara dan Papua Tengah Jadi Provinsi Dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Se-Indonesia

Selasa, 6 Februari 2024 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (Dok: detikindonesia.co.id) DETIKNUSANTARA.CO

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (Dok: detikindonesia.co.id) DETIKNUSANTARA.CO

DETIKINDONESIA.CO.ID JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa kelompok provinsi yang mengalami pertumbuhan ekonomi tahunan secara kumulatif (c-to-c) tertinggi pada 2023 adalah Maluku dan Papua dengan angka 6,94 persen.

“Secara nasional, pertumbuhan ekonomi tahunan tertinggi tercatat di Provinsi Maluku Utara sebesar 20,49 persen,” ujar Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Senin.

Oleh karena itu, Provinsi Maluku Utara pun menjadi sumber pertumbuhan tertinggi untuk kelompok Provinsi Maluku dan Papua dengan kontribusi sebesar 2,67 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Papua Tengah berkontribusi sebesar 1,84 persen, Papua Barat dan Papua masing-masing 0,65 persen, Maluku 0,56 persen, Papua Selatan 0,24 persen, Papua Pegunungan 0,19 persen, serta Papua Barat Daya 0,14 persen.

Baca Juga :  Dihadapan 500 Mahasiswa Baru, Fahira Idris Mengajak Terapkan 4K Untuk Jadi Generasi Emas

Amalia menuturkan bahwa lapangan usaha yang menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi di wilayah Maluku dan Papua adalah industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, serta perdagangan.

Selain Maluku dan Papua, ia mengatakan bahwa kelompok provinsi lain yang mengalami pertumbuhan ekonomi tahunan secara kumulatif di atas 5 persen adalah Sulawesi (6,37 persen) dan Kalimantan (5,43 persen).

Sulawesi Tengah menjadi sumber pertumbuhan utama di wilayah Sulawesi dengan kontribusi sebesar 2,58 persen, sedangkan di daerah Kalimantan sumber pertumbuhan utamanya adalah Kalimantan Timur dengan kontribusi 3,24 persen.

Sementara itu, wilayah Jawa mengalami pertumbuhan ekonomi tahunan secara kumulatif sebesar 4,96 persen, Sumatera 4,69 persen, sedangkan Bali dan Nusa Tenggara 4 persen.

Baca Juga :  Hadir Sandiaga Uno, Pelantikan HIKMU Menjadi Harapan Ketua Umum Nabil M. Salim

Meskipun mengalami pertumbuhan ekonomi kumulatif tertinggi, BPS mencatat bahwa kelompok Provinsi Maluku dan Papua bukanlah kontributor terbesar bagi Produk Domestik Bruto (PDB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) 2023 karena hanya menyumbang sebesar 2,58 persen.

Penyumbang PDB ADHB terbesar adalah wilayah Jawa dengan 57,05 persen, diikuti oleh Sumatera 22,01 persen, Kalimantan 8,49 persen, Sulawesi 7,1 persen, serta Bali dan Nusa Tenggara 2,77 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : TIM
Editor : YULI
Sumber : DETIKNUSANTARA.CO

Berita Terkait

Anies Baswedan Akhirnya Buka Suara Terkait Peluang Maju Pilgub DKI Jakarta
Prabowo Ingin Sulap Tebu Hingga Singkong Jadi Bensin Demi Setop Impor BBM
Sah! MK Hapus Ambang Batas Parlemen 4% Berlaku di 2029
MK Tegaskan Jadwal Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar November
Fraksi PSI Jakarta Meminta Dinas SDA Siaga Menghadapi Banjir Jakarta
Bank Dunia Soroti Program Makan Siang Gratis, Ini Respon Gibran
Selain Prabowo Ternyata Banyak Tokoh Pernah Terima Gelar Jenderal Kehormatan, Ini Daftarnya
Usai Lihat IKN, AHY: Saya Terpukau Mimpi Besar Presiden Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 1 Maret 2024 - 15:55 WIB

Anies Baswedan Akhirnya Buka Suara Terkait Peluang Maju Pilgub DKI Jakarta

Jumat, 1 Maret 2024 - 11:14 WIB

Sah! MK Hapus Ambang Batas Parlemen 4% Berlaku di 2029

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:28 WIB

MK Tegaskan Jadwal Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar November

Jumat, 1 Maret 2024 - 09:44 WIB

Fraksi PSI Jakarta Meminta Dinas SDA Siaga Menghadapi Banjir Jakarta

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:56 WIB

Bank Dunia Soroti Program Makan Siang Gratis, Ini Respon Gibran

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:05 WIB

Selain Prabowo Ternyata Banyak Tokoh Pernah Terima Gelar Jenderal Kehormatan, Ini Daftarnya

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:04 WIB

Usai Lihat IKN, AHY: Saya Terpukau Mimpi Besar Presiden Jokowi

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:35 WIB

Mabes TNI Ungkap Prabowo Tidak Dipecat Tapi Diberhentikan Dengan Hormat

Berita Terbaru