Mereka Tak Butuh Stigma, Tapi Literasi dan Peningkatan Kapasitas

Senin, 1 Agustus 2022 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID, MATARAM – Kelompok perempuan pekerja wisata, terutama di sektor hiburan malam masih menanggung stigma buruk dari masyarakat.

Dari sisi sosial, kelompok ini bisa masuk dan terkategori sebagai kelompok rawan sosial dan ekonomi. Lingkungan kerja yang terstigma negatif, bisa kapan saja menyeret mereka ke hal negatif, penyalahgunaan narkoba atau pun prostitusi terselubung.

Padahal, kelompok yang bekerja di sub sektor pendukung Pariwisata secara umum, ini punya potensi besar dalam membantu upaya promosi destinasi wisata di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut menginisiasi Komunitas Demokrasi Kekinian (K-Dok) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan Literasi Keuangan dan Peningkatan Kapasitas bagi Kelompok Perempuan Pekerja Wisata, Jumat sore 29 Juli 2022, di Ballroom Dewi Uma, Hotel Bidari Mataram.

Baca Juga :  Pastikan Lapas Baa Bebas Halinar, Tim Gabungan Satops Patnal Gelar Pengeledahan Bersama

“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai titik awal mengubah stigma buruk tentang teman-teman perempuan pekerja wisata ini, sekaligus menggali potensi mereka yang sebenarnya bisa menjadi garda depan yang membantu promosi Pariwisata kita di daerah ini,” kata Ketua K-Dok NTB, Satria Zulfikar SH.

Kegiatan Literasi Keuangan dan Peningkatan Kapasitas ini diikuti tak kurang dari 75 orang perempuan pekerja wisata, terdiri dari para pemandu lagu dan freelancer.

Hadir sebagai narasumber antara lain, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah NTB Ari Garmono, Corporate Communication Bank NTB Syariah, Arief Sanjani, dan Wakil Ketua PHRI NTB, Ernanda Agung Dewobroto.

Satria Zulfikar mengatakan, kelompok perempuan pekerja wisata ini juga merasakan dampak pandemi di sektor pariwisata. Bedanya, kemampuan pengelolaan keuangan yang masih relatif masih rendah dan gaya hidup yang konsumtif membuat mereka menjadi kelompok rentan secara ekonomi.

Baca Juga :  Hari Bhakti Adhiyaksa ke-63, Kejari Ternate Sambangi Mantan Pegawai dan Janda Pensiunan Kejaksaan

“Sehingga secara sosial juga mereka menjadi rentan, bisa terjerumus mendapatkan uang mudah dari peredaran narkoba atau pun prostitusi terselubung,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Tim
Editor : Muhamad Fiqram
Sumber :

Berita Terkait

Sah! MK Hapus Ambang Batas Parlemen 4% Berlaku di 2029
Praktisi Hukum Soroti Kinerja Polsek Kayoa
MK Tegaskan Jadwal Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar November
Fraksi PSI Jakarta Meminta Dinas SDA Siaga Menghadapi Banjir Jakarta
Air Bersih Di Wilayah Kota Kaimana Siap Berfungsi Akhir Maret
Kabar Baik, Seluruh Masyarakat Kota Kaimana Segera Menikmati Air Bersih
LKLH dan PNTI Minta Polda Sumut Usut Kasus Dugaan Perambahan Hutan di Langkat dengan Transparan
Oknum PPS Bagi – Bagi Surat Surat Sisa di Desa Gumira ke Caleg PKB Kabupaten dan Provinsi

Berita Terkait

Jumat, 1 Maret 2024 - 11:14 WIB

Sah! MK Hapus Ambang Batas Parlemen 4% Berlaku di 2029

Jumat, 1 Maret 2024 - 11:01 WIB

Praktisi Hukum Soroti Kinerja Polsek Kayoa

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:28 WIB

MK Tegaskan Jadwal Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar November

Jumat, 1 Maret 2024 - 09:44 WIB

Fraksi PSI Jakarta Meminta Dinas SDA Siaga Menghadapi Banjir Jakarta

Jumat, 1 Maret 2024 - 09:37 WIB

Air Bersih Di Wilayah Kota Kaimana Siap Berfungsi Akhir Maret

Jumat, 1 Maret 2024 - 00:04 WIB

LKLH dan PNTI Minta Polda Sumut Usut Kasus Dugaan Perambahan Hutan di Langkat dengan Transparan

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:42 WIB

Oknum PPS Bagi – Bagi Surat Surat Sisa di Desa Gumira ke Caleg PKB Kabupaten dan Provinsi

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:56 WIB

Bank Dunia Soroti Program Makan Siang Gratis, Ini Respon Gibran

Berita Terbaru

Berita

Sah! MK Hapus Ambang Batas Parlemen 4% Berlaku di 2029

Jumat, 1 Mar 2024 - 11:14 WIB

Berita

Praktisi Hukum Soroti Kinerja Polsek Kayoa

Jumat, 1 Mar 2024 - 11:01 WIB