PolitikTeraju

Jokowi Anies Kolaborasi Politik Akal Sehat

Sudah waktunya wajah politik Bangsa Indonesia ini didedikasikan dengan gaya politik beretika dan mendahulukan kesantunan sebagai fondasi keutamaan berbangsa. dan kita berharap, hal ini dimulai dari dan oleh mereka yang hari ini diberi seragam negara untuk bertindak sebagai simbol abdi dan atau penyelenggara negara. Mereka *(elite negara)* harus menjadi Pelaku yang melekatkan persatuan, bukan pelaku yang sebaliknya meretakkan persatuan dan kesatuan Bangsa. Seharusnya didalam pikiran mereka elite negara adalah bagaimana nasib dan kelangsungan bangsa ini dirawat dalam cita-cita besarnya, yaitu berkeadilan sosial dan tercapainya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Bukan pada soal lain yang berpotensi merusak *trust* Rakyat pada mereka.

Baca Juga :  Pemenang Pilkades Tapanuli Tengah, Herianto Mengadukan Bupati Ke Mendagri RI

Indonesia ini bangsa besar, bangsa yang punya peradaban dan tumbuh dari keluhuran adat dan budaya nusantara yang beragam dan padat nilai, adat dan budaya berbasis melayu yang titik tumpunya pada adab dan kesantunan. Maka memang, sudah semestinya kekuatan akal sehat, kesantunan politik mendominasi ruang lingkup perpolitikan kita. Adab dan kesantunan itu harus menjadi pranata utama dalam merajut interaksi sosial politik sesama anak bangsa. Berbagai perbedaan pandangan dan sikap politik semua unsur anak bangsa, dimulai dari partai politik, elite penyelenggara negara (Pimpinan DPR, DPD, Menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota), sampai pada masyarakat, haruslah pada batasan diskursus politik tentang dinamika dan dialektika kebangsaan semata. Harus ditumbuhkan kesadaran kolektifitas kita tentang pentingnya *Persatuan* sebagai kata kunci ber-Indonesia. Sebab itulah diskursus politik yang merusak ekosistem bernegara, semacam perpanjangan periode, penundaan pemilu, semestinya tidak mendapatkan tempat dalam diskursus politik kita, apalagi diproduksi oleh elite negara yang diberi amanah, sebab itu sangat potensial merusak kenormalan kita hidup berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  Berbandong- Bondong Pindah Golkar, Pengamat: Bukti Golkar Partai Terbuka
Penulis : Muhammad Syukur Mandar
Editor : Harris
Sumber :
Laman sebelumnya 1 2 3 4 5Laman berikutnya
Tetap terhubung dengan kami:
Rekomendasi untuk Anda
Komentar:

Komentar menjadi tanggung jawab Anda sesuai UU ITE

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi untuk Anda