Praktisi Hukum, Soroti Penggunaan Mesjid Raya Halsel, Sebagai Tempat Penggantoran

Selasa, 2 Juli 2024 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

DETIKINDONESIA.CO.ID,HALSEL — Praktisi Hukum Maluku Utara (Malut) Agus Salim R Tampilang, menyoroti terkait beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) yang berkantor di Masjid Raya Halsel.

 

Agus mengatakan bahwa beberapa instansi Pemkab Halsel, yang dengan sengaja berkantor di Masjid Raya, itu tidak dapat dibenarkan, karena Masjid adalah sarana tempat Ibadah untuk Ummat Muslim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Agus menyebut tidak ada aktivitas perkantoran disitu, apalagi saat ini momentum pemilihan kepala daerah (Pilkada), karena dalam aturannya sudah jelas bahwa rumah ibadah itu dilarang untuk berpolitik didalamnya.

 

Artinya pemerintah membatasi orang atau para pihak melakukan aktifitas politik praktisi disitu, karena birokrasi itu walaupun tidak tercemar dengan politik, tapi biasanya birokrasi untuk dijadikan kendaraan buat Incumbent dalam pilkada ke depan.

Baca Juga :  Mewujudkan Tantangan Hukum yang,Tepat wali kota Capt Ali Tandatangan Muo dengan Kejaksaan Negeri Kota Tidore.

 

“Menurut Saya aktifitas perkantoran di Masjid Raya Halsel yang dilakukan oleh beberapa Dinas terkait itu tidak boleh,” ujar Agus ketika dimintai tanggapan pada Senin 01 Juli 2024.

 

Pihaknya meminta kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) Perwakilan Maluku Utara dan Halmahera Selatan untuk memberikan teguran keras atau segera mengusir beberapa dinas yang melakukan aktivitas di tempat ibadah itu.

 

Menurutnya masjid adalah sarana tempat beribadahnya ummat muslim, kemudian di masjid itu hanyalah aktifitas-aktifitas ibadah, jadi sangat lucu jika ada perkantoran disitu, sementara orang-orang yang beraktifitas di masjid belum tentu semuanya ummat muslim.

 

“Apalagi kita ini kan dilarang masuk ke masjid dengan alas kaki sendal atau sepatu, lalu bagaimana ada aktifitas perkantoran disana,” katanya.

Baca Juga :  Terima Kunjungan SEMMI, Kapolres Langkat: Semoga Kongres di Surabaya bisa Berjalan Lancar

 

Agus bahkan menyatakan, Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba kok mengelola pemerintahan Halmahera Selatan sampai hancur seperti itu. Ini adalah kesalahan Bupati, kenapa tidak cerdas dalam mengelola birokrasi.

 

“Patut Saya menduga kalau seorang Bupati lebih memilih menggunakan anggaran untuk turun ke Desa-desa mensosialisasi dirinya, dibandingkan mencari kantor atau mengontrak rumah untuk aktifitas birokrasi,” tukasnya.

 

Jikalau memang perkantoran itu ada masalah maka pimpinan OPD atau kepala dinas cepat koordinasi dengan. Bupati agar segera mengeluarkan anggaran untuk sewa rumah dijadikan kantor, bukan lebih besar Bupati jalan jalan melakukan sosialisasi diri atau pergerakan-pergerakan politik.

 

Sementara birokrasi saja hancur, maka yang jelas disini Agus meminta kepada DMI Malut dan Halsel agar supaya mengeluarkan surat teguran keras kepada dinas yang beraktifitas atau berkantor di masjid.

Baca Juga :  Keputusan DPP Partai Golkar Wajib Dipatuhi Oleh Seluruh Kader Partai Golkar

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Abdila Moloku
Editor : Delvi
Sumber :

Berita Terkait

Forum Perempuan Nusantara Dukung Ria Umlati Sebagai Calon Bupati Raja Ampat
Walikota Tidore Resmi Sampaikan Ranperda RPJPD Tahun 2025-2045
DPRD Tidore Setujui Perda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023
Bawaslu Enrekang Minta Dukungan TNI untuk Sukseskan Pemilihan Serentak 2024
TPID Tidore Sidak Pasar Gosalaha Tinjau Perkembangan Stok dan Harga Sembako
Nurmaslina Mengadukan Tiga Pemilik Akun Medsos ke Polres Langkat
Pemdes Dolik Dan Danramil 1509-03/ Saketa, Gelar Rapat Pemantapan Teknis 
Anthony Latuheru dan Subhan Pattimahu Resmi Berpasangan di Pilkada Ambon 2024

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 21:34 WIB

Soal Jusuf Hamka Jadi Cawagub, Golkar: Tergantung Kaesang

Rabu, 17 Juli 2024 - 21:20 WIB

Forum Perempuan Nusantara Dukung Ria Umlati Sebagai Calon Bupati Raja Ampat

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:50 WIB

Walikota Tidore Resmi Sampaikan Ranperda RPJPD Tahun 2025-2045

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:44 WIB

DPRD Tidore Setujui Perda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:35 WIB

Bawaslu Enrekang Minta Dukungan TNI untuk Sukseskan Pemilihan Serentak 2024

Selasa, 16 Juli 2024 - 21:46 WIB

TPID Tidore Sidak Pasar Gosalaha Tinjau Perkembangan Stok dan Harga Sembako

Selasa, 16 Juli 2024 - 21:35 WIB

Nurmaslina Mengadukan Tiga Pemilik Akun Medsos ke Polres Langkat

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:56 WIB

Pemdes Dolik Dan Danramil 1509-03/ Saketa, Gelar Rapat Pemantapan Teknis 

Berita Terbaru

Nasional

Soal Jusuf Hamka Jadi Cawagub, Golkar: Tergantung Kaesang

Rabu, 17 Jul 2024 - 21:34 WIB

tajukflores