Antusias Bupati Raja Ampat A.Faris Umlati Akan Menyambut Kedatangan Dua Evaluator dari UNESCO

Senin, 10 Oktober 2022 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID, RAJA AMPAT – Jelang dievaluasi yang akan dilakukan oleh dua Evaluator dari Sekretariat UNESCO Global Geopark yang akan datang pada tanggal 12 Oktober 2022 mendatang, secara pribadi Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU) menyambut dengan penuh antusias kesempatan untuk meningkatkan status Geopark Raja Ampat menjadi Geopark berstandar Internasional. Hal ini disampaikannya dari ruang kerjanya di Kantor Bupati Raja Ampat, Kamis (06/10/2022)

Dijelaskannya, Geopark Raja Ampat berada didalam kawasan kabupaten Raja Ampat yang dengan berbagai potensi, kekayaan alam dan keindahan bentang alam yang dimiliki, kini menjadikan pariwisata dan perikanan sebagai dua sektor unggulan dalam pembangunan. Selain itu dengan berbagai keistimewaan biodiversitas yang ada, kawasan ini juga merupakan kawasan penting bagi konservasi alam dan juga telah diwariskan dengan keistimewaan geologi dan bentang alam yang membuat takjub mata dunia.

Baca Juga :  Hari Ini, Wamen Kemnaker Afriansyah Undang Karyawan Shopee Yang Terdampak PHK

“Karena itu, kami sangat mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada kami, untuk bisa menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark. Kami berharap, dengan menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark, Raja Ampat bisa menjadi kawasan yang dikelola dengan lebih baik, dan menjadikan masyarakat lebih sejahtera,” jelas AFU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Tim
Editor : Admin
Sumber : Suaramandiri.co

Berita Terkait

Miris! Alih Fungsi Hutan Mangrove di Langkat Analisis 60%, Walhi Sumut: Lemahnya Penegakan Hukum
PT. GMM Di Halsel Akui Belum Penuhi Hak Masyarakat Di Lingkar Tambang
SBGN Pulau Morotai Gugat PT Halmahera Explores Di Nakertrans dan Pengadilan
Caleg PKB Temukan Dugaan Salah Hitung di Kecamatan Botang Lomang
Anies Baswedan Akhirnya Buka Suara Terkait Peluang Maju Pilgub DKI Jakarta
Caleg PKB Temukan Dugaan Salah Hitung di Kecamatan Botang Lomang
Prabowo Ingin Sulap Tebu Hingga Singkong Jadi Bensin Demi Setop Impor BBM
Sah! MK Hapus Ambang Batas Parlemen 4% Berlaku di 2029

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 12:32 WIB

Miris! Alih Fungsi Hutan Mangrove di Langkat Analisis 60%, Walhi Sumut: Lemahnya Penegakan Hukum

Sabtu, 2 Maret 2024 - 07:51 WIB

PT. GMM Di Halsel Akui Belum Penuhi Hak Masyarakat Di Lingkar Tambang

Sabtu, 2 Maret 2024 - 07:42 WIB

SBGN Pulau Morotai Gugat PT Halmahera Explores Di Nakertrans dan Pengadilan

Sabtu, 2 Maret 2024 - 07:03 WIB

Caleg PKB Temukan Dugaan Salah Hitung di Kecamatan Botang Lomang

Jumat, 1 Maret 2024 - 15:55 WIB

Anies Baswedan Akhirnya Buka Suara Terkait Peluang Maju Pilgub DKI Jakarta

Jumat, 1 Maret 2024 - 14:03 WIB

Prabowo Ingin Sulap Tebu Hingga Singkong Jadi Bensin Demi Setop Impor BBM

Jumat, 1 Maret 2024 - 11:14 WIB

Sah! MK Hapus Ambang Batas Parlemen 4% Berlaku di 2029

Jumat, 1 Maret 2024 - 11:01 WIB

Praktisi Hukum Soroti Kinerja Polsek Kayoa

Berita Terbaru