Ketua DPD RI Siap Perjuangkan Prof Mochtar Koesoemaatmadja Jadi Pahlawan Nasional

Senin, 31 Oktober 2022 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, siap memperjuangkan aspirasi masyarakat Jawa Barat yang mengusulkan Prof Dr Mochtar Koesoemaatmadja, SH, LLM menjadi pahlawan nasional.

Kesiapan itu dikatakan LaNyalla saat berdialog dengan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, budayawan dan akademisi di Kantor DPD RI Perwakilan Jawa Barat, Minggu (30/10/2022).

LaNyalla menegaskan, secara prinsip DPD RI mendukung penuh aspirasi penetapan Prof Dr Mochtar Koesoemaatmadja, SH, LLM sebagai pahlawan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentu kapasitas beliau sangat mumpuni untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Perjuangan beliau untuk bangsa ini dengan konsep negara kepulauan yang akhirnya diakui dunia internasional, tentu sebuah kebanggaan tersendiri,” kata LaNyalla.

Baca Juga :  Pakar: UUD 1945 Bukan Diamandemen, Tapi Diganti UUD Reformasi 2002

Senator asal Jawa Timur ini mengatakan segera mendorong proses penetapan Prof Dr Mochtar Koesoemaatmadja, SH, LLM.

“Setibanya di Jakarta, kami segera proses. Kami akan langsung berkirim surat ke Presiden dan Mensos. Biasanya kalau sudah sampai di Mensos, harusnya tak ada masalah,” ajak LaNyalla.

Dalam diskusi bertema ‘Membaca Perkembangan Pencalonan Prof Dr Mochtar Koesoemaatmadja, SH, LLM’, sejumlah narasumber dihadirkan. Di antaranya adalah Akademisi Universitas Padjadjaran, Prof Reiza D Dienaputra, Senator asal Jawa Barat Eni Sumarni dan Ketua Kongres Sunda 2022, Avi Taufik Hidayat.

Dalam paparannya, Prof Reiza D Dienaputra menyebut, Prof Dr Mochtar Koesoemaatmadja, SH, LLM merupakan seorang akademisi, budayawan dan pemersatu NKRI.

Baca Juga :  Debat Final Caketum HIPMI: Akbar Buchari Bicara soal Bonus Demografi 2030

“Beliau berkontribusi sebagai pemersatu NKRI. Beliau tak hanya sekadar mengonsepsikan saja, tapi juga mengimplementasikannya, sehingga akhirnya diakui dalam hukum kelautan di dunia internasional,” ujar Prof Reiza.

Secara konsisten Prof Reiza menyebut Prof Dr Mochtar Koesoemaatmadja, SH, LLM terus memperjuangkan konsep negara kepulauan tersebut hingga akhirnya diakui pada tahun 1982.

“Setelah diakui dan diratifikasi dunia internasional, luas wilayah NKRI pun bertambah secara signifikan dari semula 2.027.087 km (daratan) menjadi kurang lebih 5.193.250 km (darat dan laut). Tak hanya sekadar lautan saja, tetapi juga yang ada di udara dan di dalamnya,” papar Prof Reiza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Tim
Editor : Admin
Sumber : Lanyallacenter

Berita Terkait

Gunakan DD Tahun Angaran 2024 Pemdes Sumatinggi Sukses Salurkan Bantuan Ke Sejumlah warga
Memperingati Harlah Pancasila, MPC PP Halsel Gendeng Kodim 1509/Labuha dan Polres Gelar Bakti Sosial 
Cegah Stunting, Masyarakat Desa Pematang Tengah Gencarkan Tanaman Hidroponik
Berkeinginan Besar Eka Dahliani Usman Siap Mengabdikan Diri Untuk Halsel
Calon Bupati Halmahera Selatan Hj Eka Dahliani Usman Miliki Darah Ngofakiyaha dan Peleri
Mantan Gubernur Babel Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Korupsi PT. Timah
Harita Nickel Tambah Dua Entitas Baru untuk Keberlanjutan dan Efisiensi Operasional
SBGN Kota Ternate Gugat Kredit Plus Ke Tiga Kalinya Terkait PHK

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:22 WIB

Masuk Bursa Cagub Sumatra Barat, Ahok Tunggu Hasil Rakernas PDIP

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:04 WIB

PDIP Resmi Tunjuk Adian Napitupulu Jadi Ketua Tim Pemenangan Pilkada 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:55 WIB

Prabowo Ubah Nama Program Makan Siang Gratis Jadi Makan Bergizi Gratis, Ini Alasannya

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:01 WIB

Sinyal Megawati Ingin Puan Jadi Ketum PDIP

Jumat, 24 Mei 2024 - 15:02 WIB

Soal Tak Undang Jokowi, Djarot: Kader Langgar Etika, Dia Bukan Keluarga

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:53 WIB

Demokrat Pertimbangkan Sejumlah Nama untuk Pilkada Jakarta, Anies Tak Masuk Radar

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:10 WIB

PDIP Tak Undang Jokowi dan Gibran di Rakernas V, Ini Alasannya!

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:59 WIB

PKS Sebut Masih Akan Bahas Soal Pencalonan Anies di Pilgub Jakarta

Berita Terbaru