Wakil Ketua BPKN RI Anjurkan Lion Group Perbaiki Layanan

Sabtu, 15 Juli 2023 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua BPKN RI Mufti Mubarok. (detikindonesia.co.id)

Wakil Ketua BPKN RI Mufti Mubarok. (detikindonesia.co.id)

DETIKINDONESIA.CO.ID, JAKARTA  –  Komplain konsumen terhadap Lion Air Group banyak diterima Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indnesia ( BPKN ).

Termasuk yang disuarakan Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti yang tidak tidak tahan dengan delay atau ketrelambatan Lion Air Group.

”Hampir setiap pekan, saya ke berbagai daerah di tanah air. Hampir setiap terbang selalu dengan Lion Group. Hampir setiap penerbangan selalu delay.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan, mereka (hampir) tidak pernah minta maaf atas keterlambatan penerbangan,” ujarnya melalui cuitan di akun @Abe_Mukti.

Hal tersebut juga diamini Wakil Ketua BPKN RI Mufti Mubarok.

“Menjadi catatan kami terkait keluhan konsumen terhadap Lion Air Group, karena kami beberapa waktu lalu satu rombongan dinas perjalanan ke Balikpapan sempat ganti pesawat,” ujar Mufti.

Mufti menambahkan kerugian material maupun immaterial yang dialami konsumen cukup besar, karena delay banyak agenda penting harus ditunda.

Banyak urusan bisnis yang terpaksa juga harus menanggung kerugian. Sebagai pelaku usaha Lion Air Group mestinya jangan jumawa.

Karena sudah menjadi perusahaan leader justru tidak boleh semakin abai dengan hak kewajiban konsumen dan pelaku usaha.

Bila Lion berpegang teguh pada prinsip egaliter dan konsumen minded maka Lion Air Group bisa berkembang baik.

Apabila Lion Group abai dengan suara konsumen maka suatu saat akan menyesal.

Menurut Mufti, setidaknya manajemen Lion Air Group harus lebih peka terhadap perbaikan pelayanan konsumen.

Sebagai salah satu maskapai yang memiliki market share besar, seharusnya menjadi contoh maskapai lainnya.

“Saya anjurkan Lion Air Group perbaiki layanan konsumen sesegera mungkin, pertimbangkan kerugian material dan immaterial konsumen.

Saya ingatkan berikan kompensasi snack atau makanan yang layak jika memang delay. Jangan hanya menggugurkan kompensasi saja,” tegas Mufti.

Baca Juga :  NasDem Jadi Oposisi, Surya Paloh: Kita Siap di Segala Kondisi

Seperti diketahui, saat ini Lion Group mengoperasikan maskapai Lion Air, Wings Air, Batik Air, dan yang teranyar Super Air Jet.

Menanggapi anjuran BPKN RI, pihak Maskapai Lion Group pun merespon.

Melalui Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dijelaskan, keterlambatan penerbangan tidak diinginkan oleh siapapun, termasuk maskapai dan penumpang.

Maskapai penerbangan terus berusaha mengurangi keterlambatan dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang.

Namun, penting untuk memahami bahwa terkadang keterlambatan penerbangan adalah hal yang tidak dapat dihindari dan merupakan bagian dari industri ini.

Dalam sektor penerbangan, keterlambatan penerbangan bisa terjadi karena berbagai variabel yang mempengaruhinya, termasuk faktor internal dan faktor eksternal.

Walaupun semua pihak berusaha menjaga keberangkatan sesuai jadwal, terkadang keterlambatan penerbangan bisa terjadi.

Danang menuturkan beberapa faktor-faktor penyebab keterlambatan penerbangan, yakni:

– Cuaca kurang baik: Salah satu penyebab utama keterlambatan penerbangan adalah cuaca yang tidak menentu.

Hujan deras, kabut tebal, badai petir, angin atau kondisi cuaca ekstrem lainnya bisa mempengaruhi keamanan penerbangan.

Maskapai akan menunda atau membatalkan penerbangan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk terbang dengan aman.

– Penumpang tidak disiplin: Penumpang harus mengikuti aturan maskapai penerbangan, tindakan melanggar aturan seperti bercanda bom, tidak ada surat kesehatan saat sakit dapat menyebabkan keterlambatan penerbangan.

Tindakan bercanda bom dianggap serius dan mengancam keselamatan, sehingga maskapai akan menurunkan penumpang dan melakukan pengecekan tambahan pada pesawat.

Tindakan penumpang yang merusak peralatan pesawat seperti membuka pintu darurat tanpa instruksi memerlukan penanganan yang serius.

Meskipun hal ini menyebabkan keterlambatan penerbangan, prioritas utama adalah menjaga keselamatan semua penumpang dan memastikan pesawat beroperasi dengan baik sebelum melanjutkan perjalanan.

Keterlambatan dalam suatu penerbangan bisa mempengaruhi jadwal penerbangan selanjutnya.

Baca Juga :  Ini Penjelasan Sekjen DPD RI Ke Komisi III DPR RI

– Gangguan teknis: Faktor lain yang menyebabkan keterlambatan adalah masalah teknis.

Maskapai memprioritaskan keamanan dan kelayakan pesawat sehingga perbaikan secara tidak berjadwal harus dilakukan sebelum penerbangan dilanjutkan.

– Faktor operasional lainnya: Contohnya adalah kepadatan lalu lintas udara yang menyebabkan antrean lepas landas dan mendarat, pembatasan yang diberlakukan di bandara.

Lebih lanjut Danang mengatakan, maskapai memberikan informasi yang jelas dan transparan mengenai keterlambatan.

Ketika maskapai menghadapi faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan, keselamatan penumpang dan kru adalah prioritas utama.

Dengan memberikan informasi yang jelas kepada penumpang, maskapai memastikan bahwa penumpang memahami alasan keterlambatan dan menyadari bahwa keputusan yang diambil oleh maskapai didasarkan pada keamanan dan kepatuhan terhadap aturan penerbangan.

Pilot dan awak kabin menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan penerbangan kepada penumpang.

Mereka berkomunikasi dengan penumpang secara transparan, menjelaskan alasan keterlambatan dan memberikan bantuan yang diperlukan.

“Permintaan maaf yang tulus dan komunikasi yang jelas adalah bagian dari upaya maskapai untuk memberikan pengalaman perjalanan yang terbaik meskipun terjadi situasi di luar kendali,” kata Danang.

Kompensasi keterlambatan penerbangan dijalankan sesuai ketentuan atau aturan yang berlaku.

Upaya mempertahankan tingkat ketepatan waktu penerbangan (on-time performance)

– Perencanaan Jadwal: Maskapai melakukan perencanaan jadwal yang matang dengan mempertimbangkan waktu yang realistis untuk proses boarding, keberangkatan, dan kedatangan.

Lion Air Group telah memperhitungkan faktor-faktor seperti kondisi cuaca, waktu yang dibutuhkan untuk prosedur keamanan dan lalu lintas udara untuk memastikan jadwal yang memungkinkan pesawat tiba dan berangkat tepat waktu.

– Sosialisasi ke Penumpang: Penting bagi penumpang untuk memperhatikan aturan dan batasan yang ditetapkan oleh maskapai terkait dengan barang bawaan.

Menyusun barang bawaan dengan baik dan mematuhi batasan kapasitas bagasi dapat membantu memperlancar proses boarding dan menghindari keterlambatan penerbangan.

Baca Juga :  Berkunjung ke Langkat, Anies Kenang Sosok Kesultanan dan Singgung Mahalnya Harga Pupuk

Dalam situasi penumpang membawa barang bawaan yang banyak, kerjasama dan kesadaran dari penumpang mengikuti petunjuk dan prosedur yang ditetapkan oleh maskapai sangat penting menjaga ketepatan waktu penerbangan.

– Pemeliharaan Pesawat yang Teratur: Maskapai melakukan perawatan pesawat secara teratur dan mematuhi standar keamanan yang ditetapkan.

Pemeliharaan preventif yang baik membantu mengidentifikasi dan memperbaiki masalah teknis sebelum terjadi, sehingga mengurangi risiko keterlambatan yang disebabkan oleh kendala teknis pesawat.

– Optimalkan Operasional: Lion Air Group bekerja meningkatkan efisiensi operasional.

Ini meliputi pengoptimalan proses boarding, peningkatan koordinasi antara staf bandar udara dan awak pesawat, serta penggunaan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi dalam pemrosesan penumpang dan kargo.

Salah satu mempermudah proses ialah penumpang melakukan check in online.

– Kolaborasi dengan Pihak Terkait: Maskapai bekerja sama dengan pihak terkait, seperti otoritas bandar udara dan pengendali lalu lintas udara, dalam memastikan kelancaran operasional.

Semua pihak berkomunikasi secara teratur untuk mendapatkan pembaruan terkait kondisi cuaca, peraturan bandar udara, atau hal lain yang mempengaruhi ketepatan waktu penerbangan.

– Manajemen Keterlambatan: Ketika terjadi keterlambatan, maskapai berusaha mengelola situasi dengan baik.

Lion Air Group memberikan informasi yang jelas dan terkini kepada penumpang tentang alasan keterlambatan dan memberikan solusi alternatif, seperti pengaturan ulang jadwal atau kompensasi jika diperlukan.

Maskapai juga berupaya mempercepat proses pembaruan jadwal agar penumpang dapat mengatur ulang rencana mereka dengan sebaik mungkin.

– Monitoring dan Evaluasi: Lion Air Group terus memantau kinerja ketepatan waktu penerbangan melalui pengumpulan data dan analisis.

Dengan melihat tren keterlambatan dan penyebabnya, maskapai mudah mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan mengambil langkah- langkah yang diperlukan guna meningkatkan tingkat ketepatan waktu penerbangan di masa depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : TIM
Editor : YULI A.H
Sumber : TRIBUNKALTARA

Berita Terkait

Kunjungi Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas I Makassar, Komite I Akan Perjuangkan Aspirasi Bapas
Ketua MPR RI Bamsoet Tegaskan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Sulit Untuk Dijegal
Soal RUU Pengelolaan Ruang Udara, Senator Filep Beri Analisa Dampak Bagi Daerah
Kalah dari Uzbekistan, Ketua DPD RI Pacu Semangat Timnas Indonesia U-23 Tetap Menyala
Sukses Bikin DPD RI Bertaji, LaNyalla Terima Special Award dari PWI Jatim
Ketua DPD RI Puji Isi Pidato Prabowo di KPU: Patriotik Sejati
Komite IV DPD RI Minta RPJPN 2025-2045 Munculkan Pertumbuhan Ekonomi Baru
Komite I DPD RI Beri Catatan Penting Atas Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024

Berita Terkait

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:45 WIB

Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah Fakultas Hukum Unkhair Sosialisasi money Politic 

Rabu, 15 Mei 2024 - 11:50 WIB

Warga Desak Bawaslu dan KPU Deli Serdang Evaluasi Oknum PPK dan Panwascam

Selasa, 14 Mei 2024 - 23:08 WIB

2 Oknum Guru Di Halsel Diduga Aniaya Siswa 

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:20 WIB

Pedagang Keluhkan Tarif Retribusi Sampah, Kabid DLH Langkat Berang di Konfirmasi

Senin, 13 Mei 2024 - 23:46 WIB

Muhammad Ilham Berharap Darwis Batubara Dapat Berkolaborasi di Pilkada Deli Serdang 2024

Senin, 13 Mei 2024 - 22:24 WIB

Pengalihan Jembatan PTPN II di Langkat, Diduga Ajang Cari Keuntungan Pribadi

Senin, 13 Mei 2024 - 18:13 WIB

Obi Fishing Tournament 2024, Pemkab Halsel Ajak Harita Nickel Jadikan Soligi Destinasi Wisata Bahari

Minggu, 12 Mei 2024 - 22:30 WIB

Resmi Daftar di DPW PKB, Samaun Hegemur Siap Jadi Calon Wakil Gubernur Papua Barat

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kirim Surat Tantangan Tinju ke Hotman, Benny Wulur Giat Latihan

Rabu, 15 Mei 2024 - 02:01 WIB

Daerah

2 Oknum Guru Di Halsel Diduga Aniaya Siswa 

Selasa, 14 Mei 2024 - 23:08 WIB